Kenapa Mahasiswa DKV Perlu Memahami Cara Manusia Berinteraksi dengan Teknologi?
Sebagai mahasiswa DKV, kita mungkin terbiasa memikirkan warna, tipografi, layout, ilustrasi, dan bagaimana membuat sebuah karya terlihat menarik. Tapi pernahkah kita bertanya, “Bagaimana orang menggunakan desain yang saya buat?” Pertanyaan ini semakin penting karena desain sekarang tidak hanya hadir dalam bentuk poster atau media cetak. Kita juga menemukannya di aplikasi, website, game, media interaktif, AR/VR, hingga produk berbasis AI. Artinya, desain tidak hanya dilihat, tetapi juga digunakan dan dirasakan.
Desain Bukan Sekadar Tampilan
Bayangkan kita membuat desain sebuah aplikasi untuk tugas kuliah. Secara visual mungkin sudah bagus, tetapi pengguna bingung mencari tombol atau tidak tahu apa yang terjadi setelah menekannya. Di sini kita belajar bahwa desain yang menarik belum tentu mudah digunakan. Sebagai mahasiswa DKV, kita perlu mulai melihat desain dari dua sisi: bagaimana sesuatu terlihat dan bagaimana sesuatu bekerja ketika digunakan. Hal sederhana seperti posisi tombol, ukuran teks, animasi, hingga respons setelah pengguna melakukan klik bisa memengaruhi pengalaman mereka.
Teknologi Membuka Ruang Baru
Perkembangan UI/UX, motion, AI, AR, dan VR membuat peluang bagi mahasiswa DKV semakin luas. Kita tidak harus langsung menjadi programmer. Namun, memahami dasar teknologi akan membantu ketika bekerja dengan developer atau membuat proyek digital sendiri. Cobalah mulai dari proyek sederhana seperti prototype aplikasi, interactive poster, website dengan micro-interaction, atau eksperimen UI menggunakan AI. Saat membuatnya, biasakan bertanya: Apa yang dilakukan pengguna? Apa yang mereka harapkan? Dan bagaimana desain saya merespons tindakan mereka?
Bekal untuk Desainer Masa Depan
Sebagai mahasiswa DKV, mempelajari teknologi bukan berarti meninggalkan dasar-dasar desain. Warna, tipografi, layout, ilustrasi, dan komposisi tetap penting. Hanya saja, kita perlu memperluas cara berpikir. Dunia kerja desain semakin mempertemukan graphic design, UI/UX, motion, interaction, dan teknologi. Semakin cepat kita memahami hubungan tersebut, semakin siap kita menghadapi berbagai bentuk pekerjaan dan media baru. Pada akhirnya, tugas kita sebagai desainer bukan hanya membuat sesuatu yang terlihat bagus. Kita juga perlu merancang bagaimana orang menggunakan, memahami, dan merasakan desain tersebut. Dan mungkin, inilah salah satu hal penting yang perlu mulai dipahami sejak masih menjadi mahasiswa DKV.
Comments :