Digital Printing

Perkembangan industri printing khusunya pada keterbaruan teknologi cetak hari ini terus semakin pesat. Kecanggihan teknologi dari beberapa brand produk mesin printing terus dihadirkan bersaing untuk memanjakan konsumen dengan segala efesiensi dan kesempurnaan hasil cetak baik dari warna maupun detail resolusi gambar yang bisa dikejar. Hal ini memaksa kita untuk lebih up-to-date dengan perkembangan produk-produk teknologi cetak terbarukan yang terus bermunculan. Salah satu teknolgi yang ikut berkembang adalah teknologi mesin digital printing jenis plotter. Teknologi cetak Digital Printing ini sendiri adalah teknik cetak yang dapat membuat anda mencetak langsung dari file gambar dan teks berbasis digital, dengan berbagai media seperti Adobe PostScript 3, Adobe PDF 1.7, TIFF, JPEG, CALS G4, HP-GL/2, dan HP-RTL dengan cara yang instan dan cepat.

Salah satu keunggulan dari teknologi mesin digital printing yang banyak digunakan di Indonesia adalah hasil dari produk-produk mesin plotter. Mesin plotter Printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta, plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar berukuran gambar sebesar gambar arsitektur dan engineering. Plotter banyak digunakan untuk mencetak desain-desain seperti Arsitektur dan Engineering untuk mencetak peta, gambar arsitektur ataupun ilustrasi 3D berukuran besar dengan kualitas yang tinggi. Bahan yang digunakan untuk mencetak grafis pada plotter adalah kertas, vinyl, karet, gabus, kulit, dan lainnya.

Berikut adalah jenis-jenis mesin plotter.

  1. Plotter Pena: Plotter pena bekerja dengan satu pena atau beberapa pena dengan berwarna-warna untuk menggambar pada media atau bahan. Pada jenis ini, pena tidak menghasilkan input titik-titik, namun berupa garis yang berkesinambungan.
  1. Plotter Elektrostatis: Plotter Elektrostatis bekerja dengan menciptakan muatan listrik pada kertas, lalu muatan itu menarik tinta pada kertas untuk proses cetak. Pada jenis ini, kualitas gambar lebih rendah  daripada plotter pena, namun dapat bekerja lebih cepat dan harganya pun lebih ekonomis.
  1. Plotter Thermal: Plotter Thermal menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Lalu pin dilewatkan pada jenis bahan yang peka terhadap panas untuk membentuk gambar. Pada jenis ini dapat digunakan untuk cetak kertas dan film. 
  1. Plotter Cutting: Plotter cutting ini menggunakan pisau khusus untuk memotong suatu bahan dengan mengikuti pola. Pola dapat berupa tanda, logo, atau desain lainnya yang diperlukan. Pola ini dibuat dengan komputer, lalu dimasukkan ke mesin dan kemudian pisau berjalan sesuai perintah atau pola yang dikirim ini.
  1. Printer Large Format: Printer Large Format ini digunakan untuk pengaplikasian yang sama dengan plotter konvensional. Namun printer ini dilengkapi dengan teknologi canggih untuk pencetakan komersial. Printer large format ini sebagian besar digunakan untuk mencetak pada banner dan poster. Pastinya, mesin plotter ini memiliki kelebihan yang lebih unggul dari mesin-mesin lainnya.

Plotter sering kali digunakan untuk membuat peta, gambar-gambar arsitektur ataupun ilustrasi tiga dimensi yang biasanya berukuran terlalu besar bagi printer dan dapat menghasilkan grafik atau gambar dengan kualitas tinggi dan berwarna. Plotter merupakan suatu alat pencetak gambar vector dalam wujud suatu ‘plot’ grafik.

Dengan berkembangnya kualitas pencetak (printer), serta meningkatnya kemampuan prosesor dan memori komputer, penggunaan plotter menurun secara drastis, digantikan oleh plotter versi baru yang bisa dibilang hanya versi besar pencetak yang sudah ada seperti pencetak inkjet atau toner-based.

(Sumber foto: Emmanuel Putro P)

Salah satu brand produk terbaru dari mesin printing plotter adalah HP (Hewlett- Packard) dengan seri Znya. Selain memberikan hasil cetak foto yang berkualitas dan efisien, Printer HP DesignJet Z6 PostScript ini mengusung lima teknologi terbaru. Adapun lima teknologi yang dimaksud adalah HDNA Printheads yang dilengkapi dengan Dual Drop System, HP Pixel Control, Gloss Enhancer, Speed Improvement, dan Vertical Trimmer. HP DesignJet Z6 PostScript sendiri mampu menghasilkan detail gambar yang tajam dan kontras warna yang baik dengan teknologi HDNA Printheads. Berkat Dual Drop System (nozzle  besar dan kecil), printer ini mampu menghasilkan gradasi warna hanya dengan satu kali tetesan tinta. Hasilnya pun terlihat lembut dengan adanya teknologi HP Pixel Control yang menggunakan prinsip enam warna. Printer ini juga memberikan rasa aman bagi Anda dengan teknologi HP Secure Boot yang mampu melindungi printer dan data dari unauthorized access atau akses tidak sah. Anda pun diberi kemudahan untuk mengubah pengaturan HP DesignJet Z6 PostScriptdengan HP Web JetAdmin.

(Sumber foto: Emmanuel Putro P)

Keberadaan teknologi mesin plotter seri Z6 dari HP ini pun sudah masuk dalam lingkungan akademisi khususnya pada lab. Printing Studi (@studiocetakbinus) School of Design (DKV) Binus University untuk mendukung pengenalan teknologi digital printing bagi civitas kademika dilingkungan Binus University khususnya rumpun keilmuan desain. Medium cetak yang lebar serta jenis media dari bahan polyfilm, kertas hingga kanvas yang mampu untuk dicetak oleh mesin seri Z ini, semakin akan menambah pengalaman keilmuan mahasiswa terhadap pemahaman dunia cetak digital hari ini.

Emmanuel Putro Prakoso