People Innovation Excellence

Sekilas tentang fotografer Matthew Albanese


Sebagai salah satu fotografer dengan karakter yang cukup menonjol dalam proses menghasilkan karya fotonya, Matthew Albanese merupakan fotografer yang mengeksplorasi kreatifitasnya dalam Fotografi sekaligus dalam membuat replika alam atau membuat diorama sebagai medianya dalam berkarya. Dalam situs resminya di http://www.matthewalbanese.com/,  bisa dilihat portfolio karya foto studionya yang sangat kreatif dan inovatif sebagai fotografer, yang menguasai lighting dalam studio, dan memiliki kemampuan untuk membuat miniature atau diorama.

Pria kelahiran 1983 dari bagian utara New Jersey ini, melewati masa kecilnya dengan tinggal di New Jersey dan New York, sebagai anak tunggal dalam keluarganya. Sebagai anak tunggal, daya imajinasinya terasah dan berkembang dengan kreatif karena terbiasa bermain sendirian. Albanese menyukai miniature dan sering berkreasi dengan peralatan dan benda yang ada dirumahnya, termasuk koleksi action figures-nya untuk membuat tatanan miniatur seakan menciptakan sebuah lokasi, menciptakan suatu suasana atau pemandangan buatan.

Setelah meraih gelar Bachelor of Fine Arts dibidang Fotografi di State University of New York, dia bekerja sebagai fotogafer di bagian fashion, dan mulai terbiasa dalam pemotretan tas, sepatu dan aksesoris, yang didominasi dengan pemotretan diatas table top, atau meja putih akrilik sebagai properti dalam studio yang biasanya digunakan dalam pemotretan benda-benda relatif kecil. Pengalaman dengan pemotretan diatas table top ini membuat kekreatifitasan visual Albanese merambah ke tatanan table top yang lebih liar dan kreatif, terutama mengasah kemampuannya menciptakan arah pencahayaan.

62737-3697023-paprika_mars_2_smpaprika mars

Tahun 2008, saat melihat bubuk paprika yang tertumpah, dia terinspirasi untuk membuat suatu karya miniatur pertamanya yaitu Mars Landscape. Pengalaman itu akhirnya menghasilkan diorama-diorama lain yang dibuatnya dari benda-benda variatif yang bisa dia gunakan untuk terus melanjutkan kreatifitasnya. Sehingga pada tahun 2011, Albanese diundang untuk memamerkan karyanya di Museum of Art and Design of New York, diikuti dengan pameran karya di Virginia Museum of Contemporary Art, dan tempat-tempat seni lainnya.

matthew1

matthew5matthew2

Matthew Albanese dan Karyanya
matthew3

https://i.imgur.com/C49D04Ch.jpg

matthew4http://1.bp.blogspot.com/-lSPiiza_PvM/UGIUoGXfCxI/AAAAAAAAFQ4/Yef2oW69pjo/s1600/318448_10151039520758244_88269060_n.jpeg


Published at : Updated
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close